Porostimur.com, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian atas bencana alam yang melanda Pulau Sumatera, khususnya banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Maina Production merilis sebuah lagu bertajuk “Bumi Semakin Panas”. Karya ini dibawakan oleh BERLIAN VOICE dan dipersembahkan khusus sebagai ungkapan empati, doa, serta ajakan refleksi atas krisis kemanusiaan dan lingkungan yang tengah terjadi.
Lagu tersebut lahir dari keprihatinan mendalam terhadap derita para korban bencana, sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan iklim dan kerusakan alam kini semakin nyata dirasakan masyarakat.
Musik sebagai Bahasa Empati
“Bumi Semakin Panas” dikemas dengan lirik yang lugas dan emosional, menggambarkan kegelisahan manusia di tengah alam yang kian rapuh. Melalui vokal BERLIAN VOICE, lagu ini tidak hanya menyuarakan kesedihan, tetapi juga harapan agar manusia kembali berdamai dengan alam.
Produser Maina Production Levinus Kariuw, menegaskan bahwa lagu ini sengaja dirilis di tengah situasi duka sebagai bentuk solidaritas moral.
“Lagu ini kami persembahkan untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Ini bukan sekadar karya musik, tapi ungkapan empati dan doa dari kami,” ujar Levinus.









