Ia menegaskan bahwa capaian ekonomi Maluku merupakan hasil kerja bersama 11 kabupaten/kota. Vanath juga mengakui adanya keterlambatan realisasi belanja APBD pada awal pemerintahan baru yang sempat menahan laju ekonomi.
“Mulai 2026, belanja pemerintah harus dipercepat, idealnya mulai Maret, agar peredaran uang di masyarakat lancar dan ekonomi bergerak lebih cepat,” tegasnya.
Vanath menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, serta pemanfaatan pinjaman daerah yang efektif dan tepat sasaran. Ia juga menyoroti perlunya penertiban aktivitas tambang ilegal agar aset daerah dapat dikelola secara berkelanjutan.
Penghargaan Mitra Strategis KPwBI Maluku 2025
PTBI 2025 menutup rangkaian acara dengan penganugerahan Mitra Strategis KPwBI Maluku, sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga dan individu yang aktif mendukung pengendalian inflasi, penguatan ekonomi, serta percepatan digitalisasi pembayaran.
Pemerintah berharap percepatan belanja APBD 2026 dapat berjalan lebih terukur dan berdampak langsung pada masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku secara lebih signifikan. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









