Sepekan setelah kejadian, suasana duka masih terasa. Sebagian warga masih menghadapi persoalan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, BKPRMI hadir membawa bantuan sekaligus dukungan moral.
14 Paket Pelajar dan Mahasiswa, Makan Bersama 85 Korban
Dalam aksi sosial tersebut, BKPRMI Maluku menyerahkan 14 paket bantuan bagi pelajar dan mahasiswa yang menjadi korban.
Paket tersebut berisi tas sekolah, alat tulis, sepatu, Alqur’an, air zamzam serta pakaian layak pakai.
Selain bantuan material, BKPRMI juga menggelar makan siang bersama sekitar 85 korban kebakaran. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis atau trauma healing bagi warga yang masih berada dalam suasana duka.
Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, mengatakan kehadiran BKPRMI di tengah keluarga korban bukan sekadar menyerahkan bantuan.
Menurutnya, dukungan moral dan kebersamaan juga penting agar para korban tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan doa. Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan ketabahan dan kekuatan, serta bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ujar Ilham di tengah-tengah korban.
Ia mengatakan, BKPRMI sebagai organisasi kepemudaan Islam memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan.









