Porostimur.com, Ternate — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku Utara. Peringatan tersebut berlaku hingga 11 Januari 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate, Sakimin, menjelaskan bahwa saat ini terpantau adanya belokan dan pertemuan angin di wilayah Maluku Utara. Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan massa udara yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
“Peringatan ini berlaku hingga 11 Januari 2026, seiring terpantau adanya dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah,” ujar Sakimin, Kamis (8/1/2026).
Potensi Hujan Lebat Bersifat Fluktuatif
Sakimin menjelaskan, secara umum kondisi cuaca di Maluku Utara selama periode peringatan diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif dan dapat terjadi kapan saja.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi pada pagi, siang, malam, maupun dini hari,” jelasnya.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, hingga angin kencang.









