BNN Provinsi Maluku Ungkap 6 Pelaku Narkoba

oleh -74 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku menggelar press release hasil joint operation BNNP Maluku dengan Polda Maluku, Kodam XVI Pattimura, Lanud Pattimura Ambon, Kantor Wilayah Bea Cukai Provinsi Maluku, Kanwil Kemenkumham dan PT.Angksa Pura I Ambon. Jumpa Pers tersebut dilakukan di Gedung Keuangan Negara Lantai 5, Kamis (17/12/2020).

Tim gabungan ini berhasil melakukan pengungkapan dan penggagalan peredaran gelap narkotika dengan barang bukti yang pertama: narkotika golongan I jenis tanaman tembakau gorila sebanyak 100 gram, kedua: narkotika golongan I jenis shabu sebanyak 250 gram. Dari pengungkapan kasus ini, diamankan 6 tersangka yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Sebelumnya BNN juga telah berhasil mengungkap beberapa kasus penyelundupan narkotika dengan barang bukti narkotika golongan I jenis tanaman tembakau gorila sebanyak 152 gram dan narkotika golongan I jenis shabu sebanyak 200 gram. Jadi jika ditotal dalam 1 bulan lebih selama pelaksanaan joint operation bersama tim gabungan ini, tim gabungan ini telah menggagalkan penyelundupan narkotika di Provinsi Maluku sebesar 1,5 miliar.

Baca Juga  Man United di Puncak Premier League, Buah dari Kerja Keras Solskjaer

“Penggagalan peredaran narkoba yang berhasil diungkap ini bukan hasil kerja dari BNNP Maluku saja melainkan sinergitas dari semua tim gabungan. Tentunya kita tidak berpuas diri sampai disini dan harapan kami agar tidak ada lagi peredaran narkotika di Provinsi Maluku, sehingga masyarakat Maluku bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba demi mewujudkan masyarakat Maluku yang sadar, sehat dan bahagia tanpa narkoba” ujar Kepala BNNP Maluku, M. Zainul Muttaqien.

Dalam pelaksanaan joint operation ini ada beberapa kasus yang ditangkap. Yang pertama, penyelundupan narkotika jenis shabu-shabu pada hari Kamis,(12/11/2020) di gang masuk rutan II Ambon. Tersangka merupakan jaringan lokal dengan inisial RB alias RR dan RB alias E. Barang bukti yang ada padanya yaitu 6 paket narkotika golongan I jeni shabu, 3 unit handphone. Tersangka dikenakan 4 pasal dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, yang paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca Juga  SMA Xaverius Ambon Akan Laksanakan USBN Berbasis Android

Yang kedua, penyelundupan 50 gram narkotika golongan 1 jenis shabu pada tanggal 18/11/2020 di gang masuk rutan dengan inisial SS alias E. Tersangka merupakan jaringan antar provinsi Jakarta-Maluku. Barang bukti yang diamankan yaitu 1 paket narkoba jenis shabu, handphone dan 1 sepeda motor. Tersangka dikenakan 2 pasal dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Yang ketiga, penyelundupan narkotika 200 gram di bandara oleh 2 tersangka. Tim gabungan menangkap kedua tersangka dengan menggeledah dengan barang bukti yang ada padanya yang disembunyikan didalam badan dan juga didalam tas punggung, 1 buah KTP berinisial SR dan boarding pass pesawat tujuan Jakarta-Ambon, 1 amplop hasip rapid test dan 1 unit hadphone. Sedangkan tersangka yang lainnya berinisial HK. Keduanya merupakan warga Ambon. Kedua tersangka dikenakan 3 pasal dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca Juga  Jurnalis di Ambon Segera Divaksinasi Covid-19

“Sebelum penangkapan kasus-kasus tersebut, kami tim juga mengungkap kasus narkotika jenis tembakau gorila sebanyak 152 gram dan mengamankan 6 orang tersangka”, ungkap Muttaqien.

Dari data BNN, orang yang bisa diselamatkan dari narkoba dari tahun 2019 sampai dengan bulan ini sebanyak 7.889 orang, yang dipenjara total keseluruhan sebanyak 115.934 orang, sedangkan yang meninggal karena narkoba sebanyak 11.071 orang dibagi 365 hari yang artinya dalam sehari meninggal dunia karena narkoba sebanyak 30 orang.

“Mari kita sama-sama dukung intruksi presiden No.2 Tahun 2020 untuk kita laksanakan perencanaan aksi nasional untuk pencegahan peredaran narkotika di bumi raja-raja Provinsi Maluku ini”, imbaunya. (alena)