“Saya harus mendukung (perjanjian kerja sama) ini, tidak ada kata lain. Pengembangan PAUD di kawasan perbatasan dapat kami dorong, sesuai perjanjian kerja sama,” jelas Jefrry.
Jefry mengungkapkan, pengembangan PAUD juga selaras dengan program dan kegiatan pendidikan pada Kedeputian yang dirinya pimpin di BNPP, terutama Keasdepan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat. Ia akan memerintahkan jajaran di bawahnya untuk mengidentifikasi dan memetakan kemudian memberikan sosialisasi.
“Di Keasdepan Ekokesra ada kegiatan pendidikan yang menyentuh dengan PAUD nanti bisa saja dilanjutkan dan diselaraskan. Sekali lagi saya mendukung penuh, karena ini terobosan begitu baik, bahwa kita akan melaksanakan kegiatan di daerah perbatasan yang mungkin sulit tetapi mempunyai harapan yang baik,”tuturnya.
Sebelumnya Sekjen Kemendagri, Suhajar saat memberikan kata sambutan di awal acara menjelaskan bahwa PAUD harus mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang sudah ditetapkan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan rakyat berhak mendapat akses terhadap layanan minimal untuk PAUD.
“Karena itu peranan Ibu-ibu (Istri-istri; red) Sekda sebagai PP-PAUD menjadi semakin besar,” ungkapnya.









