
Rahawarin menjelaskan, rapat tersebut berhasil mengidentifikasi sejumlah capain dari kementerian dan lembaga terkait, seperti pada Kementerian Desa PDTT, di mana identifikasi program Renduk PBWN-KP Tahun 2020-2024 pada Kota Jayapura pada Distrik Muara Tami yakni pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis pada ruas jalan Kampung Skouw Sae; dan pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis pada ruas jalan Skouw Sae.
Sementara total intervensi pada DAK Transportasi 2019-2022 untuk Kota Jayapura sebesar Rp. 22,76 miliar, yang sebagian besar dialokasikan pada kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis di Distrik Abepura dan Distrik Muara Tami.
Sedangkan di Kementerian Kominfo, sampai tahun 2022, melalui BAKTI Kominfo telah melaksanakan pembangunan 25 BTS yang tersebar di berbagai desa di Kota Jayapura.
“Untuk tahun 2023 dan 2024, pelaksanaan pembangunan BTS masih menunggu arahan pimpintan tertinggi (Menkominfo) dan menunggu hasil capaian akhir untuk pembangunan BTS tahun 2022,” ujar Rahawarin.
“Sampai Tahun 2022, Kemenkominfo melalui BAKTI Kominfo melaksanakan penyediaan Al sebanyak 42 lokasi di Kota Jayapura yang tersebar untuk fasilitas pendidikan, kesehatan kantor pemerintah serta pertahanan dan keamanan,” imbuhnya.









