Porostimur.com, Sanana – Pasca banjir yang melanda Desa Waisakai beberapa pekan lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, terus mempercepat upaya pembersihan dan normalisasi sungai di wilayah tersebut, Jumat (20/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi pemerintah daerah guna mencegah potensi banjir susulan yang dapat kembali mengancam permukiman warga.
Percepatan Normalisasi Jadi Prioritas
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kepulauan Sula Ade Yudhstira, menegaskan bahwa percepatan normalisasi sungai menjadi fokus utama dalam tahap pemulihan pascabencana.
“Hari ini sudah memasuki hari kedua pekerjaan normalisasi sungai di Desa Waisakai. Untuk mencegah banjir susulan, pekerjaan kami percepat mulai dari hulu hingga hilir, menyesuaikan kondisi di lapangan serta kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya normalisasi dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta tingkat kerusakan yang terjadi akibat banjir sebelumnya.
Tiga Sungai Dinormalisasi
Sebagai bagian dari langkah mitigasi, BPBD akan melakukan normalisasi terhadap tiga sungai yang berada di Desa Waisakai. Proses pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat berupa excavator yang kini telah beroperasi di lokasi.









