BPOM Lakukan Pengawasan Pangan Olahan Selama Ramadhan

oleh -85 views

Hermanto menambahkan, BPOM akan terus melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan secara mandiri dan terpadu bersama 5 lintas sektor terkait sampai dengan awal bulan Mei 2022.

“Kepada masyarakat maupun para stakeholder kami menghimbau agar terus melakukan CEK KLIK yaitu cek kemasan, label dan izin serta kadaluarsa sebelum membeli dan atau menggunakan produk Obat dan makanan,”imbaunya.

Sementara itu, Jenis fasilitas yang diperiksa terdiri dari gudang 2%, distributor (20%), dan sisanya adalah ritel modern dan tradisional (78%). Pangan kedaluwarsa yang ditemukan sebanyak 56 item (1.714 kemasan) dengan nilai Rp. 7.966.300.

Jenis pangan kedulawarsa : susu UHT, coklat, bumbu siap saji, bumbu penyedap, tepung bumbu, BTP, biscuit/wafer, minuman serbuk, kopi bubuk, mie kering, teh celup, tepung, susu bubuk, bubur instan, saus/sambal, makanan ringan, coklat
compound.

Selain itu,Jenis pangan dengan temuan kadaluwarsa terbanyak:
Kopi Bubuk/instan : 407 kemasan
Bumbu Siap Saji : 252 kemasan
Tepung Bumbu : 239 kemasan
The Celup : 234 Kemasan
Saus/sambal : 168 kemasan.
Pangan Rusak (kemasan sobek/bocor) sebanyak 13 item (122 kemasan) dengan nilai Rp. 185.500, yaitu jenis pangan rusak : saus, minuman serbuk, susu UHT, dan makanan ringan, santan. (Nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.