Brigade al-Qassam Ledakkan 4 Tentara Pasukan Khusus Israel saat Menuju Terowongan Gaza

oleh -25 views
Sayap militer Hamas Brigade al-Qassam meledakkan tank Merkava Israel dalam pertempuran di timur Khan Younis, selatan Jalur Gaza, Palestina. Brigade al-Qassam juga meledakkan empat tentara pasukan khusus Israel saat menuju terowongan di Khan Younis. Foto/v

Porostimur.com, Gaza – Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan serangkaian pencapaian dalam perang hari ke-99 melawan agresor militer Israel di Gaza, Palestina. Salah satunya, mereka meledakkan empat tentara pasukan khusus Zionis saat menuju terowongan terbuka di timur Khan Younis, Gaza.

“Pejuang al-Qassam mampu meledakkan alat anti-personel terhadap pasukan khusus Zionis yang terdiri dari 4 tentara yang maju menuju terowongan yang terbuka di sebelah timur kota Khan Younis, meninggalkan mereka tewas dan terluka,” kata kelompok sayap militer Hamas tersebut, yang dilansir Palestine Chronicle, Minggu (14/1/2023).

Hari ini, perang Israel-Hamas sudah memasuki hari ke-100. Rezim Zionis meluncurkan invasi tanpa pandang bulu di Gaza sejak 7 Oktober 2023 dengan tujuan melenyapkan Hamas dan memulangkan semua sandera yang ditawan di Gaza.

Seiring berjalannya waktu, beberapa tujuan lain ditambahkan, seperti pengusiran paksa atau sukarela warga Palestina dari Jalur Gaza.

Namun sepanjang perang terpanjang Israel di Jalur Gaza, kemampuan Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya sebagian besar tidak berubah. Perlawanan terus berlanjut dengan menimbulkan kerugian besar bagi pasukan Zionis dari hari ke hari.

“Brigade al-Qassam menargetkan 4 tank Merkava Zionis dan sebuah pengangkut pasukan dengan peluru al-Yassin 105 di timur kota Khan Younis, selatan Jalur Gaza,” lanjut pengumuman Brigade al-Qassam.

“Perlawanan di Gaza melakukan beberapa pertempuran jarak dekat di berbagai sumbu pertempuran, termasuk Beit Lahia di Gaza utara, dan Khan Younis di Gaza selatan, di mana senjata berat digunakan di tengah penembakan artileri berat pasukan pendudukan.”

“Pejuang al-Qassam mampu langsung melenyapkan dua tentara Zionis dari jarak nol di timur kota Khan Younis,” imbuh Brigade al-Qassam.

Sayap militer Hamas itu juga mengaku telah membombardir kumpulan kendaraan pasukan dan tentara Israel di timur kota Khan Younis dengan mortir kaliber berat.

Baca Juga  Anggota Kongres AS Anjurkan untuk Bunuh Semua Anak Palestina di Gaza

“Pejuang al-Qassam mampu menargetkan helikopter di timur kota Khan Younis dengan rudal permukaan-ke-udara,” papar Brigade al-Qassam.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sesumbar pada hari Sabtu bahwa tidak ada yang akan menghentikan Israel mencapai kemenangan dalam perang melawan Hamas di Jalur Gaza.

“Tidak ada seorang pun yang akan menghentikan kami—baik Den Haag, ‘Poros Kejahatan’, dan tidak ada orang lain. Hal ini mungkin dan perlu untuk dilanjutkan sampai kemenangan dan kami akan melakukannya,” kata Netanyahu dalam konferensi pers.

Komentarnya mengacu pada kasus genosida Gaza yang diajukan Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, di mana Israel dituduh telah melanggar Konvensi Genosida PBB.

Sedangkan komentar tentang “Poros Kejahatan” oleh Netanyahu merujuk pada aliansi kelompok bersenjata yang didukung Iran di Timur Tengah yang dijuluki sebagai Poros Perlawanan.

Netanyahu mengeklaim serangan militer di Gaza telah melenyapkan sebagian besar batalyon Hamas di wilayah Palestina yang terkepung.

Baca Juga  Heboh! Caleg Gagal Ngamuk, Minta Uang 'Serangan Fajar' Dikembalikan

Namun dia mengatakan bahwa mereka yang mengungsi dari Gaza utara tidak akan dapat kembali ke rumah mereka dalam waktu dekat.

“Ada hukum internasional yang menyatakan satu hal sederhana—Anda menghilangkan suatu populasi dan Anda tidak mengizinkannya kembali selama bahaya masih ada,” kata Netanyahu.

“Dan bahayanya memang ada. Ada pertempuran di sana (di Gaza utara).”

Netanyahu juga mengatakan bahwa keputusan belum diambil mengenai potensi pengambilalihan militer atas “Koridor Philadelphia” di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Mesir.

Ketika mengatakan kepada wartawan bahwa menutup zona tersebut untuk mengisolasi Hamas adalah tujuan perang Gaza, Netanyahu mengatakan “ada sejumlah pilihan”, termasuk memindahkan pasukan ke Philadelphia.

“Kami sudah memeriksanya dan belum mengambil keputusan,” katanya.

sumber: sindonews

No More Posts Available.

No more pages to load.