“Halmahera Selatan dikelilingi gugusan pulau-pulau dengan enam pulau besar yaitu Pulau Obi, Pulau Bacan, Pulau Makian, Pulau Kayoa, Pulau Kasiruta dan Pulau Mandioli. Sebagaimana yang kita tahu, sebagaian besar wilayah Halmahera Selatan adalah lautan dan tentunya ini juga menjadi potensi kerawanan praktik illegal dan destructive fishing di wilayah perairaan kita,” papar Bassam.
“Kehadiran dan Guspurla Koarmada III, Bapak Wawan dan rombongan menjadi suatu kehormatan bagi kami. Dengan harapan, melalui momentum ini, dapat semakin meningkatkan sinergitas, kerjasama dan kekompakan yang telah terbangun baik selama ini, antara TNI AL bersama Pemda Halsel, dalam memperkuat pertahanan maupun penegakan hukum serta pemberdayaan wilayah pertahanan laut guna mendukung terwujudnya Kabupaten Halmahera Selatan yang lebih baik kedepan, agar terbebas dari praktik illegal dan destructive fishing yang meresahkan nelayan kita selama ini. Perairan yang luas dan sumber daya laut yang berlimpah masyarakat pesisir di Halmahera Selatan menggantungkan hidupnya pada laut untuk mencari nafkah,” imbuhnya.
Bassam Kasuba menambahkan, kehadiran tim Satgas Operasi Trisila TNI AL 2024 pada hari ini, juga membuka ruang kepada masyarakat untuk mengenal alutsista atau alat utama sistem senjata TNI AL, terutama para pelajar melalui kegiatan openship dan pameran alutsista.









