Catatan HUT Ke-50 Malari: Makzulkan Jokowi

oleh -608 views

Renungan

Acara HUT MALARI dari tahun ke tahun merupakan refleksi aktifis-aktifis bangsa memikirkan nasib bangsa ini. Kemarin, mayoritas yang hadir adalah pendukung Anies dan Ganjar. Sedangkan pendukung Prabowo, yang jumlahnya hanya beberapa orang, mengambil sikap pasif.

Refleksi para aktifis tentu saja penting untuk didengar elit politik nasional dan rakyat kita. Suara kaum aktifis ini, seperti dalam semua era revolusi sosial, menunjukkan suara itu sejalan dengan keinginan rakyat. Hal itu terjadi dalam revolusi Prancis, Revolusi Iran, Revolusi Bolshevik, Revolusi kemerdekaan Indonesia, dlsb.

Isu pemakzulan yang semakin besar diberbagai media massa dan gerakan mahasiswa dapat menciptakan instabilitas nasional. Untuk mencegah kehancuran bangsa sebenarnya cuma satu jalan, Jokowi menarik diri dari cawe-cawe politiknya. Namun, mungkinkah itu?

======

Baca Juga  Haru di Kodaeral IX, 43 Casis Tamtama TNI AL Asal Maluku Dilepas ke Seleksi Pusat

Catatan tokoh-tokoh Yang Hadir:
Tokoh-tokoh aktivis yang hadir dalam acara MALARI tersebut a.l
Syahganda Nainggolan, Helmy Fauzi, Indra Adil, Bursah Zarnubi, Paskah Irianto, Faizal Basri, Indro Tjahyono , Jusman S.D., Rudiantara, Gurmilang Kartasasmita, Beathor Suryadi, Herdi Sahrasad, Dr. Connie Rahakundini Bakrie, Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo, Ubedilah Badrun, Faizal Assegaf, Firman Tendry, Andi Gembul, Masinton Pasaribu, Dr. Ahmad Yani, Rizal Fadhillah, Syafril Sofyan, Marwan Batubara, Memet Hakim, Eggi Sudjana, Muslim Arbi, Akbar Faizal, Eep Saefulloh Fatah, Hendry Harmen, Wahyono, Andi Sahrandi, Noor Cholis (Gepeng), Haris Rusli Moti, Rinjani, Sunarti SBSI, Said Didu, Adhi Massardi, Gde Siriana, Ariyadi Achmad, Isti Nugroho, Anthony Budiawan, Moh. Jumhur Hidayat, dll.

No More Posts Available.

No more pages to load.