Cendekiawan Muslim Al-Khwarizmi, Bapak Aljabar yang Memopulerkan Angka Nol

oleh -222 views

Melansir buku Mulut yang Terkunci: 50 Kisah Haru Para Sahabat Nabi oleh Siti Nurlaela, Al-Khwarizmi kemudian menuangkan penemuannya dalam sebuah buku yang berjudul “Hisab al-jabr wa al-Muqabala (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing). Kata “Al-jabr” yang berarti completion (penyelesaian) dan “Al-muqabala” yang berarti balancing (penyeimbang).

Dalam bukunya ini, Al-Khwarizmi mengenalkan mulai dari bilangan asli, cara berhitung matematika sederhana atau teori algoritma (penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian) hingga penyelesaian persamaan linear dan kuadrat.

Aljabar dari Al-Khwarizmi inilah yang menjadi pondasi penting dan dasar bagi kelimuan aljabar. Menurut buku Al-Khwarizmi The Inventor of Algebra oleh Rajesh Thakur, karya Al-Khwarizmi itu bahkan disebut-sebut jauh lebih baik dibandingkan dengan karya Diophantus, seorang matematikawan Yunani.

Baca Juga  6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan untuk Menemani Pasangan dari Nol

Hal ini disebabkan Al-Khwarizmi adalah orang yang pertama kali mengajarkan aljabar dalam bentuk dasar, sementara Diophantus lebih fokus pada teori angka. Inilah yang membuatnya mendapat gelar “Bapak Aljabar”.

Selain aljabar, Al-Khwarizmi juga disebut sebagai orang pertama yang memperkenalkan angka nol (0). Dilansir dari buku 100 Greatest Science Inventions of All Time oleh Kendall F. Haven, dikisahkan di dalam istana The House of Wisdom terdapat perdebatan antara Khalifah Al-Khwarizmi dan Ahmad bin Aziz, matematikawan istana.

No More Posts Available.

No more pages to load.