China Pisahkan Anak-Anak Muslim Uighur dari Orang Tuanya

oleh -135 views

Selain pendidikan, Pemerintah Xinjiang dilaporkan sedang mendorong pernikahan antaretnis. Pada Mei lalu, otoritas di sana menerbitkan peraturan untuk memberi penghargaan kepada siswa keturunan campuran. Hal itu dilakukan dengan meningkatkan jumlah poin bonus yang mereka terima saat mengikuti ujuan seleksi perguruan tinggi. Bagi mereka yang orang tuanya etnis minoritas totok, poin dikurangi. (red)

Baca Juga  1.700 PPPK Paruh Waktu di Malteng Belum Digaji, DPRD Desak Pemkab Segera Bayar