Porostimur.com | Sanana: Maluku Utara pada umumnya, dan khususnya Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) akhir-akhir ini terjadinya cuaca buruk, yakni mulai dari hujan lebat, angin kencang, tinggi gelombang air laut, bahkan terjadinya angin puting beliung.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stadion Meteorologi Emalamo Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, Muhamad Rivai Narudin, mengaku saat ini pihaknya bekerjasama dengan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula untuk mengembangkan informasi perkiraan cuaca kepada masyarakat Kepulauan Sula.
“Sebenarnya kami sudah memberikan informasi kepada masyarakat, meskipun tidak secara keseluruhan, tetapi ke BPBD sudah kami lakukan untuk disebarkan lagi. Jadi, untuk perkiraan cuaca BMKG diawali dari Desember kemarin, kami sudah sampaikan masih berpotensi cuaca buruk dikarenakan adanya proses “La Nina” sehingga kondisi cuaca buruk,”.
“Kemungkinan besar terjadi sampai dengan akhir Januari, di awal Februari mungkin sudah berkurang karena proses La Nina sudah mulai menurun,” jelas Riva Narudin saat diwawancarai Transtimur.com, di ruang kerjanya, Senin (18/1/2020).
Riva menyebut, yang sering mendapat cuaca buruk saat ini, yaitu di Pulau Taliabu, Sulabesi Barat, dan di Pulau Mangoli.




