Dari Mimbar Gereja hingga Tenda Pengungsian, Gubernur Maluku Tegaskan Negara Tak Tinggalkan Warga Kariu

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com, Kariu — Dari mimbar Gereja Eben-Haezer Jemaat Kariu hingga tenda-tenda pengungsian, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan satu pesan kuat: negara tidak akan meninggalkan masyarakat Kariu. Pesan itu disampaikan langsung saat ia menghadiri ibadah Minggu bersama warga Kariu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku, Minggu (18/1/2026).

Kehadiran Gubernur bersama sang istri, Maya Baby Lewerissa, yang juga Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, bukan sekadar agenda seremonial. Bagi warga Kariu, kunjungan ini menjadi simbol empati dan harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang konflik sosial dan keterbatasan tempat tinggal.

Turut mendampingi Gubernur, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku, di antaranya Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Nurlita Soulisa, Plt Kepala Dinas PUPR Hengky Tamtelahitu, Kepala Dinas Kominfo Melky Lohy, Kepala DPMPTSP Robby Tomasoa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Roy Syauta, Kepala Biro Pemerintahan Boy Kaya, Kepala Biro Hukum Hendrik Herwawan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Fibra Breemer.

Baca Juga  PLN UP3 Tobelo Edukasi Warga Darame soal PLN Mobile dan Bahaya Jaringan Listrik

“Beta Datang sebagai Saudara Seiman”

Dalam sambutannya di hadapan jemaat, Hendrik Lewerissa berbicara dengan nada personal dan penuh empati. Ia mengaku memiliki kerinduan khusus untuk kembali beribadah bersama masyarakat Kariu.

No More Posts Available.

No more pages to load.