Bagi Pius, kegagalan pertama di SMP Negeri Namlea bukanlah akhir.
Justru dari sanalah mental seorang atlet mulai terbentuk.
Kini, kisahnya menjadi bagian dari perjalanan panjang olahraga Maluku—tentang seorang anak Namlea yang membawa mimpi keluar dari kampung halamannya, menembus persaingan nasional, sekaligus menjalankan pengabdian sebagai anggota Polri.
Dan satu pelajaran paling penting dari perjalanan itu tetap sama sejak awal: kesempatan mungkin datang terlambat, tetapi selama seseorang tidak berhenti berusaha, pintu itu selalu mungkin terbuka.
(Megarivera Renyaan)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com




