Dari Penghancuran Total ke Gencatan, Ini Faktor yang Bikin Trump Berubah

oleh -106 views
Perubahan sikap Donald Trump terhadap gencatan senjata Iran dipengaruhi tekanan mediator internasional dan risiko terjebak perang jangka panjang. (AP/AP)

Porostimur.com, Washington — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan dunia setelah menunjukkan sikap yang dinilai inkonsisten dalam merespons konflik dengan Iran. Di satu sisi, ia sempat melontarkan ancaman keras untuk “menghancurkan Iran hingga peradabannya hilang”, namun tak lama kemudian justru menyetujui gencatan senjata.

Perubahan sikap yang kontras ini memicu pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan tersebut?

Tekanan Internasional dan Peran Mediator

Laporan kantor berita Associated Press (AP) menyebutkan bahwa perubahan nada bicara Trump tidak lepas dari tekanan dan peran mediator internasional. Negara seperti Pakistan disebut aktif menjembatani komunikasi untuk meredam eskalasi konflik.

Selain itu, Tiongkok—sebagai mitra dagang utama Iran sekaligus rival ekonomi AS—juga dilaporkan turut bergerak di balik layar mendorong tercapainya gencatan senjata.

“Menurut sumber resmi, keterlibatan pihak luar ini menjadi kunci utama dalam melunakkan sikap keras Washington sesaat sebelum tenggat waktu serangan berakhir,” tulis AP.

Baca Juga  KPK Sorot Pengadaan Motor Listrik MBG, Ingatkan Potensi Rawan Korupsi

Tak hanya tekanan geopolitik, kritik keras dari dalam dan luar negeri juga turut memengaruhi langkah Trump. Sejumlah anggota legislatif Partai Demokrat menyebut ancaman terhadap Iran sebagai “kegagalan moral”, sementara Paus Leo XIV mengingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil melanggar hukum internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.