Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel di Perairan Internasional

oleh -174 views
Dewan Pers mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menangkap tiga jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Porostimur.com, Jakarta — Dewan Pers mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menangkap tiga jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. Ketiganya merupakan bagian dari rombongan Global Sumud Flotilla 2.0 yang membawa bantuan makanan dan obat-obatan bagi warga sipil di wilayah konflik tersebut.

Insiden ini terjadi saat armada kemanusiaan yang berangkat dari Marmaris, Turki, pada Kamis (14/5/2026) dicegat di perairan internasional sekitar 310 mil laut dari Gaza pada Senin (18/5/2026). Dalam pencegatan itu, seluruh kru dan awak kapal dilaporkan ditahan oleh militer Israel.

Tiga Jurnalis Indonesia Ikut Ditangkap

Tiga jurnalis Indonesia yang turut ditahan adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV. Mereka merupakan bagian dari sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Baca Juga  Belgia Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Singkirkan Senegal 3-2 dan Lolos ke 16 Besar

Dewan Pers menyatakan telah berkomunikasi dengan pimpinan redaksi masing-masing media untuk memastikan kondisi para jurnalis tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, penangkapan terhadap ketiganya telah dikonfirmasi oleh pihak redaksi pada Senin malam waktu Jakarta.

Dalam pernyataan resminya, Dewan Pers menyampaikan sikap tegas dengan mengecam tindakan militer Israel yang dinilai melanggar prinsip kebebasan pers dan keselamatan jurnalis yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.