Dewan Pers: Pelanggaran Pers Didominasi Berita Tidak Cover Both Side dan Uji Informasi

oleh -175 views

Selebritis pun demikian. Lewat sosial media, mereka bisa live Instagram tanpa perlu wartawan infotainment menunggu di depan rumahnya.

“Jadi kalau cuma jadi live broker informasi, rasa-rasanya itu sudah tidak lagi relevan. Bahwa saat ini tsunami informasi, ya kemampuan media memilih mana fakta, isu, mana propaganda, kemampuan itu masih bisa dilakukan oleh media profesional tapi kalau cuma itu makin tidak relevan,” ucap feminis ini yang dikenal karena membintangi acaranya sendiri, yaitu Mata Najwa.

Berbeda dengan negara yang di dalamnya ada otoritas, menurut dia, media tak punya privilege (keistimewaan) itu. Ia berpendapat, otrokritik media hanya bisa diperoleh lewat kerja-kerja jurnalistik secara independen dan konsisten. Media harus mampu menyediakan informasi tanpa banding.

Baca Juga  Polisi Periksa 30 Saksi, Kasus Pembunuhan Kakek di Patani Barat Belum Temui Titik Terang

“Sekarang kita sudah begitu banyak dispute informasi, dan bagaimana media bisa melaukan kerja untuk mengatakan final yang memang seharusnya bertanggung jawab untuk suatu peristiwa ya orang ini,” tuturnya.

Tantangan berikutnya, kata dia, adalah bagaimana media massa mampu memanfaatkan teknologi.

“Mudah-mudah Hari Pers Nasional ini menjadi tonggak pengingat kita untuk terus relevan, bebenah diri, mau belajar, membongkar apa yang dipelajari dan mendapatkan ilmu yang baru, sesuatu yang sulit, yang butuh kemauan besar untuk membongkar kebiasaaan lama dan mencoba kebiasaan baru,” kata dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.