Porostimur.com, Piru – Dugaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang disebut tidak pernah diterima siswa selama bertahun-tahun memicu kemarahan ratusan wali murid SD Negeri Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.
Para wali murid menuding dana bantuan pendidikan yang semestinya diterima siswa sejak 2014 hingga 2026 tidak pernah disalurkan kepada penerima sebagaimana mestinya.
Kemarahan warga bahkan disebut telah mencapai titik puncak. Ratusan wali murid dikabarkan siap mendatangi sekolah dan mendesak kepala SD Negeri Tanah Goyang meninggalkan jabatannya apabila persoalan tersebut tidak segera mendapatkan penjelasan dan penyelesaian.
Program Indonesia Pintar sendiri merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, seperti perlengkapan sekolah dan kebutuhan penunjang lainnya.
Namun, sejumlah wali murid mengaku tidak pernah merasakan manfaat bantuan tersebut meski anak mereka disebut terdaftar sebagai penerima PIP.
Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, buku tabungan memang berada di tangan orang tua. Namun, dana yang seharusnya masuk dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak disebut tidak pernah mereka terima.









