Sampai berita ini tayang tidak diketahui siapa yang membuka baliho dan atas perintah siapa. Panitia HKG PKK kabupaten Halmahera Tengah kelihatan acuh dan tak memerdulikan.

Terkait itu, Ketua KNPI Halteng Husen Ismail menyesalkan langkah pencopotan baliho ucapan sukses pelaksanaan HKG yang ada terpampang foto Wagub dan Ibu Muttiara. Tindakan itu adalah bentuk penghinaan terhadap etika berbirokasi yang ditunjukkan oleh pemerintahan Elang-Rahim. Sikap ini menunjukkan pemerintah Kabupaten tidak menunjukkan sikap hormat dan terkesan pandang enteng kepada Pemerintah Provinsi.
“Jika sikap pemimpin yang seperti ini ditunjukkan kepada publik, maka akan memberikan dampak yang buruk terhadap proses berpemerintahan yang baik. Selain itu sikap seperti ini juga akan memberi dampak pola dan perilaku hidup dalam masyarakat yang tidak lagi menghargai para pemimpin di daerah ini. Seperti kata bijak menyatakan’ “Bagaimana perilaku pemimpin begitulah perilaku rakyatnya”.
Padahal Halmahera Tengah memiliki dan masih memegang teguh prinsip dan falsafah sopan/hormat atau ngaku rasai yang jika kita sandingkan dengan peristiwa tersebut, sungguh ini sangat bertentangan,” sesalnya.
Lebih lanjut Husen mengatakan kuat dugaan masalah ini ada nuansa dendam kesumat politik yang penuh intrik untuk saling menjatuhkan. Bisa jadi karena sudah mendekati tahun politik maka ruang bagi rival politiknya ditutup agar tidak berkutik.




