Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi, tapi Mesinnya Mulai Kehilangan Momentum

oleh -15 views
Maluku Utara masih berdiri di puncak pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di balik angka fantastis yang selama ini menjadi kebanggaan daerah, terselip sinyal yang patut diwaspadai: laju pertumbuhan ekonomi mulai kehilangan tenaga.

Porostimur.com, Sofifi Maluku Utara masih berdiri di puncak pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di balik angka fantastis yang selama ini menjadi kebanggaan daerah, terselip sinyal yang patut diwaspadai: laju pertumbuhan ekonomi mulai kehilangan tenaga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara mencapai titik tertinggi sebesar 41,36 persen pada Triwulan III 2025. Setelah itu, lajunya terus menurun menjadi 29,81 persen pada Triwulan IV 2025, kemudian 19,64 persen pada Triwulan I 2026, dan kembali turun menjadi 15,35 persen pada Triwulan II 2026.

Dalam tiga triwulan, laju pertumbuhan ekonomi Maluku Utara terkoreksi sekitar 26,01 poin persentase.

Meski angka 15,35 persen masih jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran lima persen, tren tersebut memperlihatkan bahwa akselerasi ekonomi Maluku Utara mulai melemah.

Bagi ekonom, persoalannya bukan semata-mata apakah angka pertumbuhan masih tinggi, melainkan ke mana arahnya.

Baca Juga  Polemik Tarif Kapal Cepat dan Isu Monopoli Mencuat, Anos Yeremias: Lihat Persoalan Secara Utuh

Dosen Ekonomi Universitas Khairun (Unkhair), Mukhtar Adam, mengatakan perlambatan tersebut tidak serta-merta berarti ekonomi Maluku Utara mengalami kontraksi atau resesi. Aktivitas ekonomi masih tumbuh positif, tetapi kecepatannya terus berkurang.

No More Posts Available.

No more pages to load.