Diduga Lakukan Penistaan, Warga Minta MUI Kepulauan Sula Proses Calon Bupati Hendrata Theis

oleh -248 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Calon Bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara, Hendrata Theis, diduga telah melakukan penistaan terhadap agama Islam dan adat Kepulauan Sula. Dugaan penistaan agama tersebut dilakukan saat kampanye di Desa Transmodapuhi, Kecamatan Mangoli Utara, terkait penyebutan Imam dan masjid.

“Ini bukan pemilihan imam di masjid, ini bukan pemilihan mataoga, ini pemilihan pemimpin yang mampu untuk bawa negeri ini. Ada yang bawa isu kamari mau jadi imam, jadi imam di masjid saja jangan jadi bupati. ika batamila te moya (itu bodoh tidak red),” kata Hendrata Thes menyindir Paslon nomor Urut 2 dengan Jargon ZADI –IMAM.

Lanjut Hendrata, ada juga yang datang membawa isu Kita Bahagia, belum ada jalan bagaiman bisa bilang bahagia. “ada yang datang bawa isu tong (kita red) bahagia, jalan belum bagus mau bahagia bagaimana, ika batamila te moya (itu bodoh tidak red), sindir Hendrata kepada jargon paslon Fam-Sah dengan visi-misi Sula bahagia.

Baca Juga  Kodam XVI/Pattimura gelar pisah sambut Pangdam 

Terkait dengan ucapan calon bupati Hendrata Theis, membuat salah seorang warga masayarakat Kepulauan Sula, Mukhlis Fataruba angkat bicara. Mukhlis mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kepulauan Sula, agar segera memproses Hendrata ke penegak hukum karena telah melakukan dugaan penistaan agama.

“Hendrata Thes diduga melakukan penistaan adat dan agama. Sebab, dalam islam itu, setiap muslim adalah pemimpin, nah pemimpin itu yang disebut Imam. Imam itu artinya, setiap laki-laki muslim itu imam,” kata Muhlis Fataruba kepada media ini, Senin (9/11/2020).

Ia juga meminta kuasa hukum Kuswandi Buamona untuk membuat laporan di Pihak Kepolisian dan Bawaslu Kepulauan Sula. Dia juga mendesak MUI segera proses masalah ini ke pihak yang berwajib, ujarnyaa.

Baca Juga  Kapolda Maluku Hadiri HUT Brimob Ke 75 Secara Virtual

Sementara Ketua MUI Kepulauan Sula, H. Abdurahman Kharie, belum bisa memberi tanggapan terkait dengan ucapan yang disampaikan oleh calon Bupati Hendrata Thes (HT). “Kalau soal ini nanti kami kaji dulu bahasanya seperti apa, isisnya seperti apa,” jawabnya singkat. (ifo)