Porostimur.com, Jakarta – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, kembali memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2023–2024, Selasa (30/6/2026).
Usai menjalani pemeriksaan selama sekitar empat jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, penampilan Dito yang tampak lebih langsing menjadi perhatian. Ia pun mengungkapkan bahwa berat badannya telah turun hingga 40 kilogram sejak tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
“Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin maksimal 800–1.000 kalori per hari,” kata Dito kepada wartawan.
Ia menjelaskan, perubahan pola hidup sehat mulai dijalani secara konsisten setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai Menpora pada September 2024.
“Olahraga tiap hari. Cemilan sangat minim. Kuncinya asupan gizi dan nahan lapar,” ujarnya.
Dito mengaku sebelumnya mengalami kenaikan berat badan hingga hampir 50 kilogram selama periode 2020 hingga 2023.
“Saya kan naik berat badan 2020–2023 hampir 50 kilogram. Naik 50 kilogram, turun 40 kilogram. Masih ada 10 kilo lagi,” ungkapnya.
Diperiksa Terkait Tersangka dari Pihak Swasta
Selain menjelaskan perubahan gaya hidupnya, Dito juga memaparkan materi pemeriksaan yang dijalaninya di KPK.











