Porostimur.com, Ambon – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura (FISIP Unpatti) menggelar diskusi publik bertajuk “Quo Vadis Kota Ambon: Arah dan Tantangan Pembangunan Berbasis Karakteristik Wilayah dan Keunggulan Spasial” di Auditorium FISIP Unpatti, Kamis (2/10/2025).
Forum ini menghadirkan narasumber utama, antara lain Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, akademisi Prof. Dr. Jusuf Manubun, M.Si, serta anggota DPRD Kota Ambon Zeth Pormes. Diskusi dipandu oleh moderator Benico Ritiauw, S.Sos., MA.
Isu Strategis: Anak Jalanan, Keadilan Anggaran, hingga Sampah Kota
Dalam dialog interaktif tersebut, peserta menyoroti sejumlah persoalan pembangunan Kota Ambon yang dinilai mendesak untuk ditangani.
Mulai dari penanganan anak jalanan yang masih ditemukan di titik-titik rawan, pengurangan kesenjangan antarwilayah tanpa diskriminasi, penerapan keadilan anggaran pembangunan, hingga masalah klasik sampah dan kemacetan yang kerap dikeluhkan warga.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pemerintah kota tetap berkomitmen merespons isu-isu tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti masukan yang disampaikan masyarakat sesuai kapasitas dan kewenangan pemerintah kota,” ujarnya.










