Porostimur.com, Ambon – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku bekerja sama dengan Komisi X DPR RI menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 sekaligus peningkatan literasi statistik masyarakat, Kamis (2/10), di Swiss-Belhotel Ambon.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama: Mercy Christy Barends (Anggota Komisi X DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan) dan Pauline Gaspersz, M.Si., Ph.D. (Statistik Ahli Madya BPS Provinsi Maluku / Plt. Kepala BPS Kota Ambon).
Sensus Ekonomi: Tanggung Jawab Bersama
Mercy Barends menekankan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya kewajiban BPS, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya literasi statistik masyarakat, karena data bukan sekadar angka, melainkan cermin realitas sosial-ekonomi untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan perencanaan pembangunan.
“Uang rakyat kecil yang seharusnya memperkuat UMKM dalam negeri justru beralih ke luar negeri. Data yang dihasilkan lewat Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar kebijakan yang berpihak pada usaha kecil, mikro, dan menengah,” ujar Mercy, merujuk pada transaksi belanja online senilai Rp11,5 triliun pada 2024 yang mengalir ke luar negeri.
Partisipasi UMKM dan Tahapan Sensus
Pauline Gaspersz memaparkan ruang lingkup data yang akan dicatat, meliputi nama, alamat, geotag lokasi usaha, jenis usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB), jumlah tenaga kerja, nilai produksi dan pengeluaran, serta aspek modal dan inovasi usaha.









