Jamaludin menyayangkan Kapolda Maluku yang tidak punya cukup informasi terkait berbagai aktivitas DPP KKBMM yang dipimpinnya. Padahal menueur dia, dalam beberapa inseden yang terjadi di wilayah Maluku, khususnya di Kariu dan Ori, Pelauw dan Kei di Papua Barat dan bahkan di Maluku Tenggara antara Elat dan Bombay serta inseden yang terjadi di kota Tual beberapa waktu lalu bahkan di ibu kota negara Jakarta, DPP KKBMM dan Ormas Maluku yang lain yang berada di Jakarta sangat pro aktif dalam merespon berbagai gejolak yang terjadi di wilayah Propinsi Maluku akhir akhir ini, termasuk membentuk satu forum yang telah berbadan hukum yang di dalamnya menghimpun semua Ormas Maluku yang ada di Jakarta yang dinamakan ” Forum Maluku Cinta Damai” yang dinahkodai oleh dirinya sebagai Ketum dan Marsyel Ririhena dari DPP Satu Dara Maluku sebagai Sekjen.
Djamal yang juga mantan Ketua DPRD Kota Tual ini menambahkan, kegiaatan mengumpulkan sumbangan atau kegiatan sosial lainya yang selama ini dilakukan oleh basudara orang Maluku di Jakarta, maupun di daerah lain, itu semata-mata dilakukan untuk kegiatan sosial dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah dan melakukan pendampingan terhadap saudara-saudara yang terkena musibah.









