Seorang pejabat AS menyebut Trump sangat prihatin dengan tingginya jumlah korban sipil serta praktik penghancuran bangunan untuk menargetkan satu individu yang diduga anggota Hizbullah.
Iran Ancam Hentikan Negosiasi
Di sisi lain, Iran secara terbuka mengancam akan menghentikan negosiasi dengan Amerika Serikat jika serangan Israel ke Lebanon tidak dihentikan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa tindakan Israel menjadi penghambat utama tercapainya kesepakatan damai di kawasan.
“Serangan terhadap Lebanon merupakan upaya untuk mencegah perbaikan situasi di kawasan tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di Teheran.
Baqaei bahkan menuding Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas tindakan Israel karena dukungan yang selama ini diberikan kepada Tel Aviv.
“Setiap tindakan Israel adalah tanggung jawab Amerika,” tegasnya.
Iran juga menekankan bahwa gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian penting dari setiap kesepakatan damai dengan AS.
Upaya Mediasi dan Gencatan Senjata
Ketegangan di Timur Tengah sendiri terus meningkat sejak konflik antara AS, Israel, dan Iran memanas pada awal 2026. Upaya mediasi sempat menghasilkan kesepakatan gencatan senjata pada April 2026, namun implementasinya di lapangan tidak berjalan efektif.










