Usulan Rumah Dhuafa dan Ambulans
Selain pembangunan rumah singgah, Pemkot Ambon juga mengajukan bantuan satu unit mobil ambulans guna mendukung program tanggap darurat di daerah.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, menegaskan bahwa keberadaan rumah singgah akan sangat membantu penanganan masalah sosial di kawasan perkotaan.
“Rumah singgah yang representatif di pusat kota akan menjadi tempat penanganan sementara bagi masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan sosial maupun layanan kemanusiaan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, memaparkan rencana pembangunan Rumah Dhuafa yang dirancang secara kolaboratif bersama pemerintah daerah.
BAZNAS RI Siap Kaji, Ambulans Diakomodir
Menanggapi usulan tersebut, Agus Siswanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkot Ambon dalam memperkuat pengelolaan zakat dan pelayanan sosial.
Ia menjelaskan, untuk tahun 2026 BAZNAS RI memprioritaskan pembangunan Rumah Sehat BAZNAS, sementara usulan Rumah Dhuafa dari Ambon akan dikaji sebagai program prioritas tahun 2027.
“Usulan pembangunan Rumah Dhuafa akan kami bahas lebih lanjut sebagai bagian dari perencanaan program ke depan,” katanya.
Kabar positif datang dari sektor layanan kesehatan. Pelaksana Tugas Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, memastikan bantuan satu unit ambulans untuk Kota Ambon akan diakomodasi.









