DPD Partai Demokrat Maluku Polisikan 11 Orang yang Hadiri KLB

oleh -657 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: DPD Partai Demokrat (PD) Maluku mendatangi Polda Maluku untuk melaporkan 11 orang yang mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) yang disebut ilegal di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ketua DPD PD Maluku, Elwen Roy Pattiasina mengatakan 11 orang itu mengatasnamakan sebagai DPC Maluku, padahal tidak memiliki kewenangan.

“Kita melakukan pelaporan kepada mereka yang kemarin mengikuti kongres luar biasa di Medan yang mengatasnamakan ketua DPD dan ketua DPC Se-Maluku, karena mereka mengatasnamakan dan mereka tidak punya kewenangan, maka saya sebagai ketua DPD diberikan mandat oleh seluruh ketua DPC yang ada di Maluku untuk melaporkan mereka, karena mereka adalah peserta ilegal,” ujar Elwen Roy kepada wartawan di Polda Maluku, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga  3 paslon berpeluang duel dalam Pilgub Maluku

Melansir detik.com, Roy menjelaskan 11 orang yang dipolisikan itu di PD ada yang statusnya menjadi pengurus partai dan ada juga yang sudah dipecat dari PD. Menurut Roy, mereka yang hadir di KLB Jumat (5/3) mengaku sebagai ketua DPD dan 11 DPC Demokrat di Maluku, padahal nyatanya bukan.

Link Banner

“Ada 11 orang yang kita laporkan. ada yang masih pengurus, ada yang tidak tapi ada yang sudah dipecat, yang pengurus aktif kemarin itu cuma sekitar 2 orang sedangkan yang lain sudah dipecat. Mereka ke sana mengatasnamakan ketua DPD dan ketua DPC,” jelasnya.

“Yang sudah dipecat dari partai sekitar 5 orang, sebelum mengikuti KLB salah satunya adalah Pelaksana Tugas Ketua DPC Kota Ambon pak Marcus Pentury,” tambahnya.

Baca Juga  Manfaatkan Lahan Kosong, Yonif 731/Kabaresi Ajak Masyarakat Budidaya Jagung
DPD PD Maluku Laporkan 11 Orang yang Ikut KLB di MedanFoto: DPD PD Maluku Laporkan 11 Orang yang Ikut KLB di Medan (Abbas-detikcom)

Roy menjelaskan 11 orang itu berangkat ke Deli Serdang, Sumut, tanpa sepengetahuan Roy selaku Ketua DPD PD Maluku. Roy juga menuturkan pihaknya sudah memperingatkan 11 orang itu untuk tidak berangkat, namun mereka tetap berangkat dan mengaku siap dipecat dari kepengurusan PD di bawah Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ada 4 perkara yang dilaporkan oleh Roy ke 11 orang peserta KLB itu. Empat perkara itu adalah pencemaran nama baik, penipuan, pemalsuan dokumen, dan juga menyiarkan berita bohong.

“Ada (laporan) pencemaran nama baik, ada penipuan, pemalsuan dokumen, dan berita bohong,” tutup Roy.

(red/detikcom)