Pattiasina menambahkan, Fraksi Demokrat minta perhatian pemprov agar menggali sumber-sumber pendapatan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pada masing-masing OPD yang menghasilkan PAD, termasuk dari PT Maluku Energi Abadi.
“Apalagi di tahun-tahun mendatang, Pemerintah Provinsi Maluku masih harus membayar hutang SMI yang sangat besar dan membebani keuangan daerah, sehingga membutuhkan kontribusi dari BUMD, termasuk PT Maluku Energi Abadi,” pungkasnya. (red/sl)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









