Ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan akan segera tiba, sehingga kebutuhan bahan bakar dipastikan meningkat. Oleh karena itu, pengaturan antrean dan batas area pengisian BBM perlu diperketat sejak dini.
“Kami mohon Pertamina mempertegas batasan area antrean. Jangan sampai jalan umum dijadikan lokasi antre, karena ini sangat mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Nita menegaskan, sebagai wakil rakyat, DPRD siap bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun BUMN, untuk mencari solusi terbaik demi kenyamanan dan kepentingan masyarakat. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









