“Nama wisata desa kami adalah Woya Sangaji. Woya artinya air. Tempat ini juga memiliki sejarah,” jelasnya.
Sementara Desa Dowora memiliki sebuah pulau unik dengan pantai berpasir putih yang menawan. Pulau bernama Koru tersebut juga menjadi tempat singgah bagi para nelayan dan memiliki sejarah tersendiri. Pulau inilah yang dipilih sebagai lokasi wisata yang akan dikembangkan di Dowora.
Kepala Desa Dowora, Eli Saleh mengatakan, setelah dilakukan peninjauan lapangan dengan pihak Kemendes PDTT, DPMD, P3MD Halsel di Desa Dolik dan Dowora selanjutnya semua dokumen perencanaan diserahkan ke Kemendes PDTT untuk ditindaklanjuti.
“Kami bersyukur dengan program ini. Kami pasti mengelola potensi wisata kami secara maksimal untuk desa kami. Kami juga berusaha sebisa mungkin mengembangkan potensi desa lainnya selain dari pariwisata,” ujar Eli.
Kedua tempat wisata ini sesuai dengan perencanaan akan dibangun infrastruktur pendukung seperti homestay, gazebo, jalan dan sarana pendukung lainnya. Pemerintah desa juga menyiapkan SDM sebagai pengelola.
Menyitat tandaseru.com, masyarakat kedua desa ini sangat antusias menyambut kedatangan tim Kemendes dan rombongan. Masyarakat juga mengaku bersyukur atas gebrakan kepala desa yang bisa mengembangkan tempat wisata di desanya masing-masing.









