MURAL DI RETAK DINDING MORAL
apa itu mural
apa itu moral
abunawas bisa jawab
ia bestari, sastrawi, bijak
mural itu catatan rupa
notasi cat elok indah
sari-sari moral
ironi, sarkas, kasar
o kanvas dan kuas rupawan
definisilah yang sesat
persepsilah yang bias
jangan tipu jiwa yang tapa
rupa-rupa biji mata
rupa-rupa mata jiwa
rupa-rupa takaruang adat
iblis dan malaikat logika
rupanya, satu kebiadaban
dibungkus dasi wibawa
namanya hakikat moral
o kampus, celaka tiga belas
rupanya, satu keadaban
dibungkus selaput kesenian
namanya ekspresi amoral
o kampus, kanvas itu sakral
mampuslah mural
hiduplah moral
ingat, ada yang fana
ingat, ada yang baka
dosa perupa ada di payudara
mestinya kaleng susu saja
atau secangkir capucino di dada
ini hanya soal siapa pernah puas
ole sio pelukis mural
ole sio pelukis moral
ular di balik kanvas itu berbisa
sang pelukis bisa dipagut kapan saja
mungkin perupa sedang sial
sebab hukum rimba itu binal
siapa kuat, dia jenderal
siapa payah, dia ampadal
o perupa yang malang
siapa suruh lukis di dinding retak
“sendiri suruh, sendiri rasa
aduh e, sayang”
mestinya jangan lukis payudara
lukis kondom raksasa saja
itu sudah sebuah metafora
tentang zaman yang kaki-kepala
kalau mural itu dirampas
biarkan saja menjelma ampas kelapa
sebab makin diperas tangan keras
meneteslah butir indah sari santan









