Enam Tahun Warga Capalulu Rindukan Bronjong

oleh -57 views
Link Banner

@Porostimur.com | Sula : Sudah enam tahun lamanya warga Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula menanti janji Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk membangun bronjong di desanya.

Bronjong sepanjang dua kilometer tersebut dijanjikan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, baik ketika berkampanye ketika pertama kali maju bertarung sebagai gubernur pada tahun 2013 maupun ketika berkampanye ketika maju untuk kedua kalinya pada tahun 2018 lalu. Namun sampai saat ini tidak pernah terealisasi.

Robi Ipa warga setempat kepada @porostimur.com mengatakan, pada Tahun 2014 ada tim dari provinsi yang turun untuk melakukan pengukuran dan pengambilan foto, begitu juga tahun 2018 lalu, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan.

Baca Juga  Gelar Rapimda, Partai Demokrat Malut Siap Sambut Pilkada Serentak

Robi yang juga tokoh pemuda Capalulu itu, menyesalkan sikap pemerintah daerah yang tidak serius dan terkesan abai.

Link Banner

“Sangat disayangkan, karena ketidakseriusan pemerintah, akhirnya masyarakat yang menjadi korban”, tukasnya.

Untuk diketahui, Desa Capalulu kembali diterjang banjir bandang Minggu (9/6) dini hari, yang menyebabkan sebagian desa terendam air dan lumpur setinggi lutut orang dewasa.

Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula tengah melakukan penanganan darurat dengan cara melakukan penggarukan dasar Kali Wai Gata dengan menggunakan alat berat.

Sekretaris BPBD, Irfan Pora mengatakan, pihaknya akan melakukan proses normalisasi sampai tiga hari ke depan, namun dengan kondisi hujan yang turun terus-menerus, dikhawatrikan banjir kembali terjadi.

Baca Juga  Kapolda Maluku Kunjungi Kompi Senapan E 734 SNS Aru

“Kali Wai Gata itu tanahnya berpasir jadi kita takut pasir yang sudah kita timbun di sepanjang bantaran kali, tidak sanggung menahan laju air”, ungkapnya.

Sementara itu, Ahkam Gazaly, tokoh masyarakat Desa Capalulu meninta Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar segera memenuhi janjinya membangun bronjong di sepanjang Kali Wai Gata, sebagaimana telah dijanjikan gubernur.

“Kami berharap pemerintah provinsi dapat memenuhi janjinya, kasihan masyarakat. Mereka jadi korban banjir setiap musim penghujan”, ujar Ahkam. (raka)