Dukungan Pemerintah dan Antusiasme Warga
Bupati Seram Bagian Barat Ir. Asri Arman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival. “Pameran kuliner seperti ini penting untuk mengangkat potensi lokal. Ini cara cerdas melestarikan budaya sambil menggerakkan ekonomi rakyat,” tuturnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran pengunjung sejak pagi hingga sore. Maria (34), warga Hatusua, mengaku senang bisa menikmati festival sambil menikmati hiburan.
“Biasanya kalau ada karnaval, kami hanya menonton. Tapi kali ini bisa makan sambil menikmati suasana. Rasanya lebih hidup,” ujarnya tersenyum.
Bagi para peserta, festival menjadi ajang untuk memperkenalkan kreativitas kuliner desa. “Kami bangga bisa ikut. Banyak yang baru tahu kalau kuliner desa kita unik dan enak,” kata salah seorang peserta.
Hingga sore, area festival tetap ramai. Musik tifa berpadu dengan aroma rempah-rempah khas Maluku, menciptakan harmoni antara budaya, rasa, dan kebersamaan.
Festival Kuliner Gemba diharapkan menjadi ikon baru Desa Waimital, bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya kuliner Maluku di Kabupaten Seram Bagian Barat. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









