Gawat! Kota Ambon Kembali Ke Zona Merah Covid-19

oleh -47 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kota Ambon akhirnya kembali ke Zona Merah (Resiko Tinggi) Peta Resiko Penyebaran Covid-19 di Provinsi Maluku, dengan skor 1,70 poin.

Sebelumnya pada pekan lalu, Ambon masih berada pada Zona Oranye (Resiko Sedang), dengan skoring 1,83 atau hanya terpaut 0,03 poin di atas Zona Merah (Resiko Tinggi).

Kembalinya Ambon ke Zona Merah (Resiko Tinggi) sudah diprediksi sebelumnya oleh banyak pihak, termasuk Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang pesimis bahwa Ambon akan tetap berada di Zona Oranye (Resiko Sedang), menyusul peningkatan kasus konfirmasi positif dan angka kematian Covid-19 secara signifikan.

“Memang masih Zona Oranye, tapi kalau saya lihat tren perkembangan dan dampak kematian, saya agak pesimis kalau kita masih bertahan di Zona Oranye,” kata Walikota Ambon dalam keterangan terulis yang diterima, Selasa (6/7/2021).

Dirinya menjelaskan, berdasarkan data harian, terlihat bahwa kasus konfirmasi positif Covid-19 meningkat drastis dari hari ke hari, bahkan mencapai angka ratusan. Angka kematian juga meningkat siginifikan.

Baca Juga  Raih Nirwasita Tantra dan Green Leadership, Bukti Kemitraan Eksekutif – Legislatif Terjalin Baik

“Tanggal 4 Juli 2021 yang terkonfirmasi bertambah 270 pasien, Kemudian pada tanggal 5 Juli bertambah lagi 192 pasien. Untuk kasus kematian, meski angkanya masih dibawah rata – rata nasional, namun dari segi kuantitatif tergolong tinggi yakni 97 orang,” kata Walikota.

Peningkatan kasus konfirmasi positif, menurut Walikota, juga berasal dari hasil tracking terhadap keluarga pasien di desa/negeri dan kelurahan.

“Saya banyak mendapat laporan dari Kades/Raja dan Lurah, banyak yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tracking yang kita laksanakan. Dalam satu keluarga bahkan ada yang 9 orang dinyatakan positif,” katanya.

Peningkatan kasus Covid 19 secara signifikan, juga membuat kapasitas tempat isolasi terpusat Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menjadi penuh. Oleh sebab itu Walikota berharap masyarakat yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri agar benar – benar disipilin, sehingga tidak berdampak bagi keluarga dan orang terdekat.

Baca Juga  Hadapi Bonus Demografi, Pemkot Ambon Sambut Pembentukan MTN

Louhenapessy mengakui, hingga saat ini belum diketahui apakah peningkatan kasus yang ada berasal dari Covid 19 varian delta atau bukan, karena hasil pemeriksaan laboraturium terhadap sample virus belum keluar. Namun dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, bahkan disarankan memakai dua lapis masker.

“Setelah mendapat hasil laboratorium, kita akan mengetahui apakah varian baru atau Covid-19 yang selama ini kita kenal,” tandasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.