Gekrafs Malut: Kearifan Tempatan Menjadi Dasar Pergerakan

oleh -43 views

Porostimur.com | Ternate: Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Maluku Utara (Malut) saat ini, sudah mulai mengindentifikasi potensi bahkan kearifan masyarakat tempatan di Malut. Riset tersebut, menjadi dasar pergerakan orang muda yang tergabung si Gekrafs.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang 8 Riset dan Pelestarian Budaya Tradisi Nusantara, Gekrafs Malut Faris Bobero, dalam Talk Show pada acara penutupan Kebaya Fest 2021 bertajuk Memperkuat Akar Budaya Melalui Karya, di Benteng Oranje, Minggu, (6/6) malam.

Dalam kegiatan itu, Ofa Firman Mudaffar Sjah, dari Kesultanan Ternate yang turut membuka dan menutup acara tersebut. Ofa Firman juga membawakan subtema tentang Potret Ternate Masa Lalu dan Masa Kini.

Baca Juga  Ale Su Jau dan Empat Puisi Lain Dino Umahuk

Selain itu, ada Fitrah Ningsih, Jujaro Legu Gam Maloko Kie Raha 2013, yang membawakan subtema Eksistensi Pemuda dalam Perspektif Kebudayaan. Dan Didith Prahara, Ketua Ternate Haritage Society membawa subtema Warisan Budaya Lokal Sebagai Bentuk Indentitas Bangsa.

Sementara, Faris, yang juga selaku jurnalis di Maluku Utara ini, membawakan subtema Kebudayaan di Maluku Utara dalam catatan perjalanan Jurnalis.

Faris bilang, gerakan ekonomi kreatif sudah masif di era saat ini. Ide, kreativitas, dan kemampuan mengintensifkan informasi menjadi faktor utama untuk mengembangkan konsep.