Di sisi lain, Kapolda mengaku kehadiran Polmas juga untuk membantu Polri, sehingga masyarakat mendapatkan hal yang positif yaitu rasa aman, nyaman dan damai. “Demikian juga tugas-tugas kita menjadi terbantu dengan adanya masyarakat yang kemudian peduli terhadap tugas-tugas Polmas,” ungkapnya.
Kepada seluruh peserta pelatihan, Kapolda berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius. Hal ini diharapkan agar kelak dapat memenuhi kualifikasi dan syarat untuk menjadi trainer Polmas. “Yang terpenting adalah jabarkan pada saat sudah kembali kesatuan wilayah masing-masing sebagai sebuah kepercayaan yang diberikan oleh institusi Polri untuk mengembangkan Polmas,” pintanya.
Kapolda juga berharap pengembangan strategi Polmas Polri dapat bermitra dengan pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Sehingga diharapkan juga dapat membentuk Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), baik di kewilayahan maupun untuk problem solving (pelanggaran ketertiban umum dan tindak pidana ringan) di masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah Maluku, dan dapat sejalan dengan program Basudara Manise Polda Maluku,” pungkasnya.
Sementara itu, Di akhir kegiatan, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun meminta para peserta agar dapat kembali memberikan pelatihan kepada personel Polres masing-masing.









