Gelombang Protes “No Kings” Guncang AS hingga Eropa, Trump di Ujung Tanduk

oleh -469 views
Gelombang aksi “No Kings” kembali menggema di berbagai kota di Amerika Serikat hingga Eropa pada Sabtu (29/3/2026).

“Komitmen kalian menunjukkan bahwa ini masih Amerika… mimpi buruk reaksioner ini tidak akan bertahan,” tegas Springsteen di hadapan massa.

Sejumlah tokoh turut ambil bagian, di antaranya Bernie Sanders, penyanyi Joan Baez, serta aktor Robert De Niro yang menyampaikan pesan melalui video.

Aksi Meluas di Kota Besar hingga Eropa

Demonstrasi berlangsung hampir di seluruh kota besar AS, seperti New York, Washington DC, Los Angeles, Boston, Nashville, hingga Houston.

Di Washington DC, massa melakukan long march dari Lincoln Memorial menuju National Mall. Sementara di New York, ribuan orang memadati Times Square dan kawasan Midtown Manhattan.

Aksi juga menjalar ke luar negeri. Warga Amerika dan simpatisan menggelar demonstrasi di Paris, London, Lisbon, hingga Rome.

Baca Juga  Rakor TEKAD Halbar: Produksi Beras Taboso Capai 4,5 Ton

Di Roma, demonstran juga mengkritik pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni serta mengecam konflik di Iran.

Bentrok dan Penangkapan Warnai Aksi

Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, sejumlah insiden tetap terjadi di beberapa kota.

Di Los Angeles, aparat menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa di dekat fasilitas federal. Department of Homeland Security melaporkan dua petugas terluka akibat lemparan benda keras.

Sementara itu, Los Angeles Police Department menyebut sejumlah penangkapan dilakukan setelah demonstran menolak membubarkan diri. Di Denver, sedikitnya delapan orang ditangkap setelah aksi dinyatakan sebagai pertemuan ilegal.

No More Posts Available.

No more pages to load.