Porostimur.com, Teheran – Jumlah tentara Amerika Serikat yang terluka dalam konflik dengan Iran dilaporkan telah melampaui 300 orang, menyusul gelombang serangan terbaru terhadap pangkalan militer di Arab Saudi dalam sepekan terakhir.
Serangan terbaru terjadi di Pangkalan Udara Prince Sultan, yang berjarak sekitar 96 kilometer dari Riyadh. Menurut laporan pejabat terkait, Iran meluncurkan enam rudal balistik dan 29 drone pada Jumat (27/3/2026), yang mengakibatkan sedikitnya 15 tentara AS terluka, termasuk lima dalam kondisi serius.
Sebelumnya, laporan awal menyebutkan 10 personel terluka dengan dua di antaranya mengalami luka berat. Dalam insiden lain pada pekan yang sama, 14 tentara AS juga dilaporkan mengalami luka, sementara serangan terpisah menyebabkan kerusakan pada satu pesawat militer tanpa korban jiwa.
Pengerahan Militer AS Terus Diperkuat
Pangkalan Prince Sultan yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Arab Saudi tersebut diketahui menjadi salah satu titik strategis yang digunakan militer AS untuk operasi regional.
Di tengah eskalasi konflik, United States Central Command menyatakan bahwa kapal serbu amfibi USS Tripoli yang membawa sekitar 2.500 marinir telah tiba di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, kapal USS Boxer bersama dua kapal lainnya dan satu unit Marinir tambahan juga dikerahkan dari San Diego.









