Gerakan Nasional Literasi Digital Hadir di Tidore

oleh -34 views
Link Banner

Porostimur.com, Tidore – Dalam rangkaian kampanye Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Pemerintah Daerah Maluku Utara, Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, dan KreatiFund menggelar Talkshow Literasi Digital: Makin Cakap Digital dan Road to Sail Tidore (Globalkan Budaya Lokal: Yuk Ngonten Tentang Indonesia).

Talkshow ini adalah salah satu bentuk gerakan Kemenkominfo untuk meningkatkan literasi digital secara merata ke seluruh Indonesia. Program berlangsung selama satu hari secara hybrid di Benteng Oranje Ternate, Maluku Utara, pada November lalu. Program ini dihadiri oleh masyarakat umum beserta komunitas-komunitas lokal di Ternate, Maluku Utara.

Diungkapkan Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim, Maluku Utara masih menempati posisi nomor 24 dalam indeks literasi digital. Dengan adanya kegiatan literasi digital di Tidore, ia berharap Maluku Utara mampu meningkat menjadi peringkat 20 besar dalam indeks literasi digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maluku Utara, I. Tahmid Wahab sebagai narasumber menyampaikan bahwa promosi pariwisata secara digital dan konvensional merupakan cara promosi yang saling menguatkan.

“Berpromosi secara online tidaklah mematikan pemasaran secara konvensional, tetapi justru saling menguatkan. Seperti halnya Google My Business, yang membuat objek wisata semakin terkenal dan mudah diakses oleh calon wisatawan,” kata Wahab.

Iksan Arsyad selaku Kepala Dinas Kemkominfo dan Persandian Maluku Utara, menambahkan, “Perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Hampir semua orang bisa mengakses internet kapanpun mereka mau. Meskipun demikian, banyak pengguna internet masih belum memiliki kemampuan memahami dan mengelola informasi dengan baik. Mereka hanya mampu menerima saja. Alhasil, masih banyak masyarakat terpapar oleh informasi yang tidak benar. Permasalahan tersebut pun mendapat perhatian khusus dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).”

Selanjutnya, salah satu kreator konten di Maluku Utara, Eko Cahyono, Eko menyebutkan bahwa pembuatan konten dapat menjadi pekerjaan utama. Dia juga menjelaskan mengenai tips-tips menjadi kreator konten yang kreatif.

Di sesi kedua Talkshow, M. Farid Egal, salah satu YouTuber dari Maluku Utara membawakan materi “Kiat Menjadi Konten Kreatif yang Mempromosikan Budaya dan Nilai Kearifan Lokal”. Adapun Fikri Ilyas, Kreator Konten TikTok asal Maluku Utara, membawakan tema “Konten Kreatif Berbasis Budaya Lokal”. (Culen)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.