Dia segera menyerahkan wanita itu dan atas lebih banyak siksaan oleh pihak berwenang, dia mengakui bahwa dia telah membeli Aqua Tofana dari Giulia Tofana.
Tofana kemudian diburu oleh pihak berwenang dan melarikan diri ke gereja lokal.
Ada desas-desus bahwa dia elah menggunakan Aqua Tofana untuk meracuni persediaan air setempat.
Gereja dengan cepat diserbu dan Tofana ditangkap.
Setelah penyiksaan brutal, Giulia Tofana mengaku membunuh sebanyak 600 pria dengan menggunakan dan menjual racunnya antara tahun 1633 dan 1651 saja
Kemudian Tofana dieksekusi di Campo de ‘Fiori di Roma pada 1659 bersama putrinya dan tiga pembantunya.
(red/intisari-online)









