GPI Laporkan Panitia KLB Sibolangit ke Bareskrim Polri

oleh -118 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Panitia Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga melanggar protokol kesehatan.

Pelaporan itu dilayangkan Gerakan Pemuda Islam (GPI) DKI Jakarta, Senin (8/3/2021).

“Kita melaporkan secara resmi panitia kongres luar biasa (KLB) partai demokrat yang berlangsung di Sumatra Utara pada Jumat kemarin,” ujar Ketum GPI DKI Jakarta Rahmat Imran di Bareskrim Polri.

Rahmat meminta, polisi segera menangkap para pelaksana KLB yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Link Banner

“Karena telah melanggar protokol kesehatan, yang telah melakukan kerumunan tidak mematuhi prokes,” sambungnya.

Pihaknya percaya, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Polri tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum.

Baca Juga  Gempa 7 M Guncang Lepas Pantai Antartika, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

“Apalagi terhadap mereka yang diduga melanggar protokol kesehatan (prokes),” tegasnya.

Terlebih, sambung Rahmat, pemerintah sudah mengeluarkan dana hingga puluhan triliun untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Bamun upaya pemerintah itu justru dicoreng dengan ulah segelintir elit yang berada di dalam kekuasaan dengan melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

“Ini harus ditindak tegas oleh Polri, jangan sampai para pelanggara prokes ini dibiarkan begitu saja,” tandas Rahmat.

Untuk diketahui, dalam KLB tersebut, sejumlah keputusan penting diambil.

Di antaranya memberhentikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Selanjutnya, menganulir pemecatan sejumlah kader, sekaligus menetapkan DPP Demokrat pimpinan AHY demisioner.

Selain itu, KLB Sibolangit juga memutuskan kembali ke AD/ART yang tidak mencantumkan keberadaan Majelis Tinggi.

Baca Juga  Sebentar Lagi Tayang, 5 Film Bollywood Ini Remake Hollywood

Dengan demikian, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) uga dianggap tidak lagi memiliki posisi dan jabatan di partai berlambang bintang mercy tersebut.

Sementara, di luar arena KLB, sempat terjadi bentruk antara dua kubu massa yang terjadi tak jauh dari lokasi KLB.

Disebutkan, sejumlah orang terluka dan harus mendapat perawatan medis akibat bentrokan tersebut.

(red/rmol /pojoksatu)