GEMAS Diminta Jadi Ruang Pembentukan Karakter Pemuda
Lewerissa menegaskan, pemuda merupakan salah satu kekuatan penting yang akan menentukan arah masa depan Maluku. Karena itu, GEMAS diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian yang terbuka bagi seluruh generasi muda tanpa membedakan latar belakang.
Ia juga meminta GEMAS menjadikan nilai persaudaraan, gotong royong, dan budaya Masohi sebagai pijakan dalam menjalankan roda organisasi.
Menurut Gubernur, GEMAS dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan generasi muda, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kewirausahaan, pelestarian budaya lokal, kepedulian terhadap lingkungan, hingga penyediaan ruang kreatif yang produktif.
Gubernur juga mengingatkan jajaran pengurus untuk menjaga soliditas organisasi dengan mengedepankan kebersamaan, integritas, profesionalisme, serta budaya dialog dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Organisasi kepemudaan, kata dia, harus mampu menjadi contoh dalam merawat persatuan, bukan justru menjadi ruang yang melahirkan sekat dan perpecahan.
Jaga Semangat Orang Basudara di Tengah Perubahan Zaman
Pesan tersebut dinilai semakin penting di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat. Perubahan tersebut, menurut Lewerissa, ikut memengaruhi pola interaksi sekaligus pergeseran nilai sosial di kalangan generasi muda.











