Gubernur Maluku Harus Mendukung Pengembangan Sentra Industri Rumput Laut di Kabupaten Maluku Tenggara

oleh -66 views

Sebelumnya patut diapresiasi upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dibawah kepemimpinan Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun, karena telah berupaya dalam pemanfaatan sumberdaya rumput laut yang ada.

Pengelolaan rumput laut yang sudah sejak lama dilakakuan oleh masyarakat kabupaten Maluku Tenggara dengan metode long line menuai keresahan karena merasa dirugikan terkait dengan harga yang tidak menentu, maka dengan adanya program pembentukan kampung rumput laut (Seaweed Estatte) barang tentu harga penen rumput laut akan maksimal.

Sebagai representasi pemuda asal Kabupaten Maluku Tenggara tepatnya Desa Letvuan Kecamatan Hoat Sorbay yang kini menempu pendidikan di Universitas Pattimura Ambon dari hasil budidaya rumput laut dan banyak pihak merasa sangat penting untuk pengembangan komoditas rumput laut, bila mana dalam konteks pendidikan, sebelumnya di Maluku Tenggara khususnya di Desa Letvuan dan beberapa Desa budidya itu sendiri pengelolaan rumput laut menjadi sumber hidup masyarakat dan sumber pendapatan prioritas dalam hal anak cucu dapat mengenyam bangku pendidikan.

Baca Juga  Hardiknas 2026, Benhur Watubun: Pendidikan Harus Menjangkau Semua Pulau di Maluku

Bila kembali menengok masa lalu, jenjang pendidikan masyarakat ditentukan oleh status sosial keluarga, pasalnya hanya orang tua atau keluarga yang berlatar belakang sebagai PNS atau TNI dan POLRI saja yang mampu membawa anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi dan untuk mayoritas anak-anak petani lebih dominan hanya sebatas jenjang SMA lantaran taraf perekonomian yang tidak mendukung.