Gubernur Maluku Minta Masyarakat Sawai-Rumaolat Menahan Diri dan Tidak Terprovokasi

oleh -438 views

Porostimur.com, Ambon – Bentrokan antar kelompok masyarakat kembali terjadi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Maluku. Kali ini, insiden melibatkan warga dari tiga desa sekaligus, yakni Desa Sawai, Rumaolat, dan Masihulan di Kecamatan Seram Utara, Kamis (3/4/2025) pagi.

Akibat bentrokan tersebut, satu anggota polisi dilaporkan meninggal dunia, sementara empat warga mengalami luka berat. Situasi ini pun mendapat perhatian serius dari Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Dalam pernyataannya melalui rekaman video, Kamis (3/4/2025) Gubernur Hendrik menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh situasi.

Ia juga meminta agar keamanan di wilayah tersebut dipercayakan sepenuhnya kepada aparat TNI dan Polri.

“Saya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi. Percayakan kepada aparat keamanan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memulihkan situasi,” ujar Gubernur Lewerissa, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga  Perang Iran Memasuki Bulan Keenam, Trump Terjebak Pilihan Sulit di Selat Hormuz

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda dalam menjaga stabilitas dan memulihkan kondisi seperti sediakala.

Gubernur Lewrissa juga berjanji akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk menangani para korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.