Porostimur.com, Tobelo – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengalami empat kali erupsi pada Jumat pagi (13/6/2025).
Erupsi pertama Gunung Dukono terjadi pada pukul 05.32 WIT, dengan tinggi kolom abu mencapai 1.400 meter. Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.01 WIT, dengan tinggi kolom abu mencapai 1.700 meter.
Sedangkan erupsi ketiga terjadi pada pukul 07.08 WIT, dengan tinggi kolom abu mencapai 1.400 meter. Dan kejadian erupsi keempat tercatat pada pukul 08.25 WIT, dengan kolom abu mencapai 1.700 meter di atas puncak, atau sekitar 2.787 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau, masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
“Selalu sediakan masker atau penutup mulut,” katanya.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.









