Haji Robert Siap Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi di Malut

oleh -441 views

“Saya pribadi sangat berterima kasih kepada KPK dan ingin pengusutan kasus ini jadi pelajaran bagi kita. Korupsi ini dampaknya amat luas. Mereka yang memperoleh izin dengan menyuap, pada akhirnya berlaku serampangan terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Robert.

“Pejabat yang disuap ini pun sejatinya mengorbankan negara dan rakyat. Ini jelas sangat merugikan kita semua,” kata Robert.

Diketahui, Robert tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama bisnis baru guna ekspansi bisnis perusahaan untuk 10 tahun ke depan. Salah satunya kerja sama kontrak pertambangan dengan sebuah perusahaan asal Inner Mongolia yang memiliki spesialisasi di komoditas perak, timah, dan emas untuk area Toguraci Extension atau biasa disebut Shallut area.

Baca Juga  Tanjung Bongo, “Mini Raja Ampat” dari Halmahera Utara yang Mulai Curi Perhatian Wisatawan

Sebagaimana diketahui sebelumnya, NHM juga telah bermitra dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam menjalankan bisnisnya. Ekspansi ini akan semakin memperkuat jejak langkah NHM bersama Indotan Group yang saat ini telah memiliki operasional tambang emas di Saudi Arabia.

“Sekali lagi, terima kasih KPK. Saya sungguh berharap pengusutan kasus ini jadi awal pemerintah daerah dan pelaku bisnis fokus dan semakin memahami tanggung jawab mereka tidak hanya untuk mencapai keberlanjutan bisnis NHM, tapi juga keberlanjutan kehidupan dan masa depan dari seluruh karyawan, masyarakat lingkar tambang, dan Maluku Utara,” tuturnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.